Permainan Untuk Mengajarkan Anak-Anak Dalam Berkomunikasi

bakiak

Psikologis anak dapat berkembang dengan adanya bantuan peran orang tua, jika sudah bersekolah guru juga ikut andil dalam mengembangkan pola pikir anak. Banyak media yang dapat digunakan untuk memberikan rangsangan semangat, motivasi pada anak-anak, balita melalui pembelajaran, game edukasi juga ternyata dapat melatih pola pikir anak terhadap suatu jenis mainan mulai dari cara memainkan game, manfaat dari game tersebut. Selain itu media pembelajaran game mudah diterima oleh anak-anak yang pasti menyenangkan baginya mereka.  Berikut ini permainan untuk mengajarkan komunikasi pada anak :

Permainan Tradisional Bola Bekel

Permainan yang sangat digemari dan paling ramai di tahun 2003 hingga saat ini. Sebenarnya permainan ini sudah ada di zaman dahulu, tetapi di era milenium baru ramai dimainkan oleh anak-anak. Cara memainkannya butuh keahlian dan harus dicoba beberapa kali agar bisa, karena permainan ini tidak semudah yang dibayangkan.

Ada beberapa benda yang perlu disiapkan untuk memainkannya, yang pertama bola bekel yang bentuknya bola kecil, biasanya di dalam bola diisi air. Dan ada enam biji yang disebut bekel. Permainan ini ada beberapa step, mulai dari step mengambil satu biji bekel sampai enam bekel.

Lalu membalik biji bekel yang lain dan biji membentur lambang laguk , dan dimulai dari mengambil satu biji sampai enam biji. Lanjut lagi dengan membalik kearah sebaliknya dan sama prosesnya, mengambil dari satu biji sampai enam biji. Jika step sudah selesai, dilanjut dengan membalik lagi biji bekel yang ada tanda titiknya. Sama seperti yang tadi dilakukan secara berurutan mulai dari mengambil satu biji hingga enam biji. Setelah selesai semua step, maka jika ada yang berhasil memenangkan step terlebih dahulu maka dijadikan pemenang. Dan yang menang mendapatkan hadiah berupa menyuruh anak-anak menjadi patung atau memberi bedak di bagian wajah yang kalah.

Permainan Tradisional Egrang

Permainan egrang, permainan ini dipopulerkan oleh masyarakat daerah Jakarta. Tidak mudah untuk menggunakan egrang, hanya orang-orang yang sudah terbiasa dan bisa menaklukkan keseimbangan. Egrang merupakan dua tongkat yang panjang dan di bagian tengah diberikan pembatas. Setelah itu kita naik diatas pijakan yang sudah diberikan. Jika jatuh maka akan diberi hukuman. Tetapi untuk awal-awal kita tidak perlu membuat hukuman karena masih belajar, tapi jika sudah bisa menggunakan maka harus diberi hukuman.

Galah asin

Galah asin adalah permainan tradisional yang seringkali dikenal dengan nama cakbur. Masing-masing tim terdiri dari peserta sebanyak 3 hingga 5 orang. Masing-masing tim memiliki satu komando untuk memimpin pasukannya. Cara bermain adalah dengan membuat garis sesuai dengan jumlah anak yang ada dalam tim tersebut. Masing-masing garis akan dijaga oleh satu anak. Tim lawan harus melewati garis yang dijaga dengan ketat tersebut untuk memperoleh kemenangan.

Manfaat dari permainan galah asin atau permainan cakbur ini adalah untuk melatih kecerdasan emosional si anak. Anak akan berlatih tentang bagaimana cara menjadi pemimpin yang baik yang disukai oleh anggotanya. Pola kerjasama juga terjadi dalam permainan ini. Tanpa adanya kerjasama yang baik, maka kemenangan akan sulit diraih.

Bakiak

Bakiak merupakan jenis permainan tradisional yang asyik dimainkan. Permainan ini bisa dimainkan oleh anak laki-laki ataupun perempuan. Jumlah pemainnya sangat banyak sehingga sangat seru dan meriah. Nantinya, ada beberapa tim yang bermain bakiak. Satu tim terdiri dari 5 orang.

Bakiak adalah sandal yang memiliki 5 selop terbuat dari bahan kayu. Para pemain akan memakai sepasang bakiak kanan dan kiri. Kemudian, satu tim berjalan menggunakan bakiak ini ketika bertanding dengan tim lainnya.

Permainan dimulai dengan pembagian regu pemain. Setelah regu terbentuk, maka semua peserta akan bersiap menggunakan bakiak mereka. Tangan peserta akan berada pada pundak peserta di depannya, kecuali peserta paling depan. Kelompok yang paling awal masuk garis finish akan menjadi pemenangnya.

Manfaat luar biasa dari permainan tradisional ini adalah untuk melatih gerak fisik anak. Permainan ini sangat mendukung tumbuh kembang anak dan mendukung ketangkasan kinetiknya. Anak akan mampu menyeimbangkan diri mereka untuk bisa mengikuti irama bakiak dari kelompoknya. Selain kekompakan dan solidaritas yang akan timbul, permainan ini tentu bermanfaat bagi kesehatan anak.

Bermain Dengan Handy Talkie

Game bisa digunakan untuk berkomunikasi dengan seluruh anggota keluarga dengan menyenangkan, terlebih lagi produk Handy Talkie mudah digunakan, harga terjangkau, tidak memerlukan pulsa, jenis portable sehingga bisa dibawah kemana pun, sistem baterai charger, terdapat fitur radio, tidak memerlukan nomer. Manfaatnya: menjalin kelekatan antara anggota keluarga, melatih berbicara.